Rabu, 21 Juli 2021

Signifikansi Vitamin D: Sistem Imun Tangguh, Penyakit Makin Jauh!

Di tengah masa pandemi, menjaga dan memperkuat imunitas tubuh 
merupakan kunci untuk menjauhkan diri dari infeksi virus COVID-19. Salah 
satu cara yang dilakukan banyak orang demi mewujudkan hal ini adalah 
dengan rutin mengonsumsi suplemen sarat vitamin dan mineral, 
khususnya vitamin D.
Secara umum, vitamin D dikenal sebagai vitamin yang larut dalam lemak 
dan membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh untuk menjaga 
kesehatan tulang. Namun seperti yang sempat disinggung di bagian 
awal, vitamin yang satu ini sebenarnya juga memiliki peran besar dalam 
menjaga imunitas tubuh.

Arti vitamin D dalam menghadapi COVID-19

Efektivitas vitamin D sebagai penangkal COVID-19 telah dikonfirmasi oleh 
sejumlah studi dan penelitian. Salah satu pembuktian ini muncul dari 
penelitian yang menyatakan bahwa risiko infeksi COVID-19 pada orang 
dengan defisiensi atau kekurangan vitamin D jauh lebih tinggi (54%) 
dibandingkan mereka yang memiliki cukup asupan.

Penelitian lainnya membuktikan bahwa konsumsi vitamin D3 dalam dosis 
tinggi (60.000 satuan internasional/hari) pada pasien COVID-19 dapat 
mempercepat perolehan hasil negatif pada tes PCR. Bahkan, dalam 
kadar yang cukup, sangat memungkinkan bagi vitamin D3 untuk 
mengurangi dampak hingga tingkat kematian dari virus ini.

Risiko infeksi COVID-19 pada orang dengan 
defisiensi atau kekurangan vitamin D jauh lebih 
tinggi (54%) dibandingkan mereka yang memiliki 
cukup asupan.”

Uniknya, kadar vitamin D dalam tubuh dapat dicek melalui pemeriksaan 
darah di laboratorium. Dari sini, tentu Anda dapat mengetahui kuat / 
tidaknya tubuh dalam menghadapi berbagai penyakit. 

Adapun, acuan kadar vitamin D adalah sebagai berikut:
*Berdasarkan standar negara-negara Eropa, karena belum ada 
penetapan di Indonesia.
**Ada 2 unit satuan yang digunakan untuk menyatakan kadar Vitamin 
25(OH)D, namun di Indonesia yang digunakan adalah dalam satuan ng/ml.

Mudah didapatkan, tidak lantas cukupi kebutuhan

Vitamin D juga dikenal sebagai vitamin matahari, mengingat 
pembentukan vitamin ini terjadi secara alamiah saat kulit menerima 
terpaan cahaya surya. Sebegitu eratnya kaitan vitamin D dengan sinar 
matahari, sebetulnya kebutuhan akan asupan vitamin ini sudah dapat 
terpenuhi jika kita sering-sering berjemur.

Meski mudah didapat, nyatanya masih banyak sekali orang-orang yang 
kekurangan vitamin D. Mengutip salah satu artikel dari Halodoc.com, 
jumlah orang dengan defisiensi vitamin ini bahkan menyentuh angka 
satu miliar, atau lebih dari ⅛ populasi dunia kini!

Ironisnya, defisiensi akan vitamin D juga dialami oleh penduduk Indonesia 
yang justru kaya akan sinar matahari. Mengutip berita dari Kompas.com, 
Ahli Alergi Imunologi Anak Indonesia, Prof Dr Budi Setiabudiawan dr 
SpA(K) menjelaskan bahwa golongan usia lanjut.

(78,2 persen), wanita dengan rentang usia 18-40 tahun (63 persen), dan 
anak-anak yang berusia 6 bulan sampai 12 tahun (44 persen) merupakan 
kalangan paling rentan mengalami kekurangan vitamin D.

Kunci hadapi pandemi: Jaga & pantau kadar vitamin D

Kembali ke awal bahasan, sebisa mungkin cobalah rutin keluar rumah 
demi mendapat vitamin D dari sinar matahari. Selain tidak memerlukan 
biaya, berada di luar ruangan juga dapat memotivasi Anda untuk lebih 
banyak melakukan kegiatan fisik, yang tentunya juga baik bagi tubuh di 
masa pandemi.

Andaipun tidak memiliki waktu luang untuk berjemur secara rutin, 
sebetulnya Anda tidak perlu terlalu khawatir. Vitamin D tetap bisa 
didapatkan dengan mengonsumsi makanan seperti ikan, minyak ikan, 
hati sapi, keju, telur, jamur dan susu serta suplemen vitamin D3.

Selain itu, jangan lupa juga untuk melakukan pemantauan berkala 
terhadap kadar vitamin D dalam tubuh. Hal ini memungkinkan Anda 
untuk mendapat gambaran akan performa sistem imun tubuh secara 
periodik, yang lantas mencegah kemungkinan terjadinya defisiensi / over 
konsumsi vitamin D. Artikel di salin dari majalah CNI news edisi Maret 2021.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai vitamin D3 ini. Silahkan hubungi WA 08114324872 atau 085240589999.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar